PEGUNUNGAN BINTANG ITU DIMANA?
OKSIBIL ITU DIMANA?
OKSIBIL ITU DIMANA?
oleh : Silpester Mepum Kasipka
Pertanyaan ini kerap sekali saya terima dari saudara2ku setanah air bangsa papua.
Apalagi langkah kakiku kini tidak lagi di bumi papua. Akan tetapi langkahku menerjang hingga lebih jahu, yaitu luar papua, tepatnya di ibukota negera Indonesia (Jakarta). Maka pertanyaan ini pantas saya terima dari masyarakat Indonesia umumnya. Dan khususnya lagi masyarakat Papua. Dengan ini, kadangkala saya harus berpikir terlebih dahulu untuk menjawab pertanyaan asal saya dari mana? Dengan butanya informasi mengenai daerah ini dimata orang luar, maka saya memutuskan untuk menjawab asal saya dari WAMENA. (loh kok kenapa harus wamena? Sementara saya ini orang asli pegunungan bintang). Ya, jawabannya karena Wamena sudah pasti tidak lagi bertanya dua kali, oleh orang luar yang tidak tahu daerah ini.
Sehingga Saya sebagai orang pegunungan bintang, harus memutar otak untuk bagaimana orang luar bisa mengenali daerah saya yang penuh kaya raya dengan sumber daya alam, begitu juga sumber daya manusia yang sebetulnya diberdayakan untuk potensi masa depan manusia papua.
Namun semuanya itu kembali kepada pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang. Karena ibarat kata "tanaman keladi berhasil membuahkan hasil yang baik karena tanahnya yang subur serta diajak komunikasi setiap waktu (pupuk)".artinya Tanpa keterlibatan dari semua pihak, terutama pemerintah sebagai roda yang harus bergerak cepat, dalam pembangunan manusia serta segala isinya di bumi aplim-apom (sebutan lain orang pegunungan bintang). Harusnya dinomorsatukan. Dengan mencetak manusia yang berkualitas serta berjiwa Humaniora (memanusiakan manusia). Agar nama kabupaten kita dapat dikenal orang banyak.
#kesimpulan-nya adalah pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang, harus mengupayakan semaksimal mungkin di bidang pendidikan demi menjawab pertanyaan diatas.
Apalagi langkah kakiku kini tidak lagi di bumi papua. Akan tetapi langkahku menerjang hingga lebih jahu, yaitu luar papua, tepatnya di ibukota negera Indonesia (Jakarta). Maka pertanyaan ini pantas saya terima dari masyarakat Indonesia umumnya. Dan khususnya lagi masyarakat Papua. Dengan ini, kadangkala saya harus berpikir terlebih dahulu untuk menjawab pertanyaan asal saya dari mana? Dengan butanya informasi mengenai daerah ini dimata orang luar, maka saya memutuskan untuk menjawab asal saya dari WAMENA. (loh kok kenapa harus wamena? Sementara saya ini orang asli pegunungan bintang). Ya, jawabannya karena Wamena sudah pasti tidak lagi bertanya dua kali, oleh orang luar yang tidak tahu daerah ini.
Sehingga Saya sebagai orang pegunungan bintang, harus memutar otak untuk bagaimana orang luar bisa mengenali daerah saya yang penuh kaya raya dengan sumber daya alam, begitu juga sumber daya manusia yang sebetulnya diberdayakan untuk potensi masa depan manusia papua.
Namun semuanya itu kembali kepada pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang. Karena ibarat kata "tanaman keladi berhasil membuahkan hasil yang baik karena tanahnya yang subur serta diajak komunikasi setiap waktu (pupuk)".artinya Tanpa keterlibatan dari semua pihak, terutama pemerintah sebagai roda yang harus bergerak cepat, dalam pembangunan manusia serta segala isinya di bumi aplim-apom (sebutan lain orang pegunungan bintang). Harusnya dinomorsatukan. Dengan mencetak manusia yang berkualitas serta berjiwa Humaniora (memanusiakan manusia). Agar nama kabupaten kita dapat dikenal orang banyak.
#kesimpulan-nya adalah pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang, harus mengupayakan semaksimal mungkin di bidang pendidikan demi menjawab pertanyaan diatas.
Sekian!
YETALAS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar