Sabtu, 21 April 2018

Determinisme Attitude Mahasiswa Pegunungan Bintang, Dipuji.
Yogyakarta-Komnews, Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) Kabupaten Pegunungan Bintang Se-Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera menanggapi aksi pembakaran kediaman Bupati, pemalangan bandara Oksibil, kantor Bupati, kantor DPRD dan pembakaran panggung perayaan HUT ke-15 Kabupaten Pegunungan Bintang oleh masyarakat Pegunungan Bintang. Komapo menuding semua ini terjadi akibat kinerja pemerintahan yang buruk selama 3 tahun berjalan ini.
Mahasiswa Pegunungan Bintang menuntut DPRD, DPRP, Kemendagri dan PLT Gubernur Papua segera menindak lanjuti aspirasi masyarakat terkait tuntutan pemecatan, Costan Oktemka, SIP dari jabatan Bupati. Menurut pihaknya selama kepemimpinannya segala aspek pembangunan tidak berjalan dengan baik, korupsi APBD 2017 dan 2017, dan mengorbankan SDM Pegunungan Bintang. Oleh karena itu, mahasiswa Pegunungan Bintang yang kuliah kota Semarang, Salatiga dan Yogyakarta pada tanggal 13 April 2018 secara serempak melakukan aksi mendukung masyarakat Pegunungan Bintang mengulingkan Costan Oktemka dari jabatan Bupati.

Komapo juga mendatangi kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Yang beralamat di jl. Medan Merdeka utara,Gambir, Jakarta Pusat. pada 20 April 2018. Dengan membawa suara Rakyat pegunungan Bintang Lalu menyerakahkan aspirasinya kepada Pihak Kemendakri di ruang kerjanya. Dan Mereka (Pihak kemendakri) juga dapat mengapresiasi dan memuji  langkah yang diambil oleh Komapo, karena dianggap aksi yang dilakukan adalah aksi yang tepat dan berbeda dari mahasiswa lain di papua.  Sementara itu Komapo melakukan aksi dengan damai serta mengedepankan sopan santun/etika sebagai solusi menyelesaian persoalan Bupati Kostan Oktemka.  Maka selain mengapresiasi , Mendakri juga telah berjanji untuk segera menindaklanjuti ke KPK dan Presiden Jokowi, agar dapat diperiksa, lalu mencopot Kostan Oktemka , dari Jabatan Bupati Pegunungan Bintang.
Komapo menyikapi  dalam menyelesaikan masalah ini sesuai jalur hukum, dan tidak  terprovokasi dengan kondisi konflik yang terjadi di daerah.
Berikut pernyataan sikap KOMAPO;
  1.  Kami KOMAPO mewakili masyarakat Pegunungan Bintang mengutuk keras kepemimpinan Costan Oktemka selama 3 tahun berjalan ini yang lebih otoriter, korup dan nepotisme yang mengakibatkan pembangunan tidak berjalan optimal.
  2. Kami KOMAPO, IMPPETANG dan seluruh masyarakat Pegunungan Bintang mendesak kepada DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, DPRP, MRP, Plt. Gubernur, Kapolda Papua dan Mendakri supaya segera tindaklanjuti desakan masyarakat terhadap pencopotan  Costan Oktemka dari jabatan Bupati Pegunungan Bintang periode 2015-2021.
  3. Kami mendesak Costan Oktemka secara terhormat dan berwibawa mengundurkan diri dari jabatan Bupati Pegunungan Bintang karena gagal membangun Pegunungan Bintang.
  4. Kami mendesak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi segera memeriksa Bupati Pegunungan Bintang atas dugaan Korupsi dana APBD Pegunungan Bintang tahun anggaran 2016 dan 2017.
  5. Jika tidak ditanggapi serius oleh pihak yang berkepentingan maka KOMAPO, IMPPETANG bersama masyarakat Pegunungan Bintang akan melakukan aksi boikot  pembangunan secara besar-besaran.
    D


Sumber : http://komapo.org/index.php/berita/lokal/30-berita/1177-komapo-desak-bupati-pegunungan-bintang-mengundurkan-diri-.html

Selasa, 20 Maret 2018

N A S I H A T : BOKAM (HONAI MEMENUHI DASAR HIDUP MANUSIA)

"ERPE ATI DORKURAMRI TARUDA PIO TELEP NER TENERAMEMPANEN. KONUM KAN ATI YANA KURITARUDA DABALE KUPKAMKERURKESA"
Artinya: selagi wanita itu masih berstatus gadis, lalu terlihat anggun dan cantik maka tentu anda tergila-gila padanya untuk mendapatkan dia. Lalu melakukan berbagai cara kepadanya sampai suatu saat anda berhasil mendapatkan dia. 
Setelah mendapatkannya.Dia akan tinggal bersama anda dalam beberapa minggu atau bulan kemudian.
 Setelah itu anda mulai meilhat kehidupan dia sudah tidak tertarik lagi seperti dulu saat dia masih bersama orang tua dirumahnya. Maka akan muncul yang namanya PENYESALAN .
Sebuah kalimat bijak berupa Nasihat, yang saya terima dari orang tua dalam bahasa suku Ketengban.
Kalimat bijak tersebut patut kita mengakui bahwa, fakta soal yang kian terjadi dalam kehidupan/peradaban manusia. Terutama kaum pria maupun wanita (Muda-mudi) dalam memilih pasangan selalu menyimpang ,dan penyesalan pun mulai mendahului di tengah-tengah kebahagiaan sepasang muda-mudi. itu terjadi karena ketika salah memilih pasangan hidupnya.
Untuk itu , orang tua mengingatkan kita untuk selalu mendapatkan Pasangan yang kita cintai, dan disayangi agar kelak waktunya tiba, kita bisa bahagia selamanya.
#Writer : Silpester kasipka. 
"NAMA PAPUA, DI TELINGA ORANG SEBERANG"
Seperti yang dunia ketahui bahwa, Papua adalah salah satu pulau terbesar kedua di dunia. Dengan potensi sumber daya alam yang sangat kaya raya, sehingga dunia naksir dengan bumi cenderawasih ini. Hal itu bisa dibuktikan dengan perut dunia saat ini, yaitu Tambang Emas (PT Freeport Indonesia). Selain itu keindahan alam yang benar-benar mempesona di Pulau ini..sungguh indah pemberian Tuhan yang memihak untuk pulau ini.. Terimakasih Tuhan!
Akan Tetapi dibalik semua ini ada begitu banyak masalah yang datang silih berganti dari makhluk-makhluk yang tidak menghargai hak orang lain di belahan dunia. Entah dari dalam negeri ataupun luar negeri sedang bertarung untuk merampok tanah ini.. (sayang sekali, oh Tuhanku). Terlebih lagi dari dalam Negeri yang tidak mau bersyukur atas kekayaan ini, Dan tidak mendorong untuk bergotong-royong membangun orang2 yg telah lama berdiam diri mandi emas di tanah.. Anehnya, Justru Mereka hanya mencintai EMAS papua Bukan MAS Papua. (ahha... Syg sekali ya sebenarnya anda punya hati dan tahu cinta kasih ka atau tidak eh, sioo ah..).
Dengan begitu, Di pandangan orang seberang, kata PAPUA adalah : Tempat tinggal orang kulit hitam.
PAPUA adalah Ketertinggalan.
PAPUA adalah PT Freeport
PAPUA adalah Keindahan Raja ampat.
PAPUA adalah tempat munculnya Penyakit menular.
PAPUA adalah Tempat konsumsi Minuman Keras.
Ya itulah yang pertama muncul dipikirkan mereka orang seberang ketika mendengar Kata PAPUA.. Ini fakta bukan kata ya. Dengan cara yang halus telah mendeskriminasi orang papua melalui berbagai cara..
Deskriminasi...? Ya tentu Diskriminasi.
Seperti iniah Tindakan-tindakan diskriminatif yg terjadi di Papua, secara umum terbagi menjadi dua, diantaranya:
1. Diskriminasi kasar—aksi negatif terhadap objek prasangka rasial, etnis, atau agama—dan kriminalitas berdasarkan kebencian (hate crimes)—kriminalitass yang berdasar pada prasangka rasial, etnis, dan tipe prasangka lainnya. Contoh, gara2 warna kulit saja sudah ribuan orang papua meninggal dunia.
2. Diskriminasi halus: rasisme modern (rasial implicit)—rasisme berusaha menutup-nutupi prasangka di tempat umum, tetapi mengekspresikan sikap-sikap mengecam ketika hal itu aman dilakukan—dan tokenisme—contoh di mana individu menunjukkan tingkah laku positif yang menipu terhadap anggota kelompok out-group kepada siapa mereka merasakan prasangka yang kuat. Kemudian tingkah laku tokenistic ini digunakan sebagai alasan untuk menolak melakukan aksi yang lebih menguntungkan terhadap kelompok ini. Contohnya. Di berbagai bidang di Papua justru yang mempekerjakan orang dari etnis luar, supaya tidak disangka melakukan diskriminasi juga mempekerjakan masyarakat pribumi. Namun, masyarakat pribumi ini nantinya akan dipersulit untuk kenaikan jabatan..
Dan masih banyak lagi dilakukan sampai hari ini, besok, dan seterusnya.
Berdosalah Kalian. Semoga perbuatan bejat kalian dapat balas dengan setimpal yang kalian buat..
#Fwestpapua
#Savepapua
#Hidup papua.

Silpester kasipka-2016


PEGUNUNGAN BINTANG ITU DIMANA?
OKSIBIL ITU DIMANA?
Pertanyaan ini kerap sekali saya terima dari saudara2ku setanah air bangsa papua.
Apalagi langkah kakiku kini tidak lagi di bumi papua. Akan tetapi langkahku menerjang hingga lebih jahu, yaitu luar papua, tepatnya di ibukota negera Indonesia (Jakarta). Maka pertanyaan ini pantas saya terima dari masyarakat Indonesia umumnya. Dan khususnya lagi masyarakat Papua. Dengan ini, kadangkala saya harus berpikir terlebih dahulu untuk menjawab pertanyaan asal saya dari mana? Dengan butanya informasi mengenai daerah ini dimata orang luar, maka saya memutuskan untuk menjawab asal saya dari WAMENA. (loh kok kenapa harus wamena? Sementara saya ini orang asli pegunungan bintang). Ya, jawabannya karena Wamena sudah pasti tidak lagi bertanya dua kali, oleh orang luar yang tidak tahu daerah ini.
Sehingga Saya sebagai orang pegunungan bintang, harus memutar otak untuk bagaimana orang luar bisa mengenali daerah saya yang penuh kaya raya dengan sumber daya alam, begitu juga sumber daya manusia yang sebetulnya diberdayakan untuk potensi masa depan manusia papua.
Namun semuanya itu kembali kepada pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang. Karena ibarat kata "tanaman keladi berhasil membuahkan hasil yang baik karena tanahnya yang subur serta diajak komunikasi setiap waktu (pupuk)".artinya Tanpa keterlibatan dari semua pihak, terutama pemerintah sebagai roda yang harus bergerak cepat, dalam pembangunan manusia serta segala isinya di bumi aplim-apom (sebutan lain orang pegunungan bintang). Harusnya dinomorsatukan. Dengan mencetak manusia yang berkualitas serta berjiwa Humaniora (memanusiakan manusia). Agar nama kabupaten kita dapat dikenal orang banyak.
#kesimpulan-nya adalah pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang, harus mengupayakan semaksimal mungkin di bidang pendidikan demi menjawab pertanyaan diatas.
Sekian!
YETALAS